Geng Motor Diduga Mengamuk di Makassar! Mahasiswa Tewas Dibusur dan Dibacik, Remaja 17 Tahun Luka Parah

Kamis, 15 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR | RADAR007.NET — Aksi kekerasan jalanan kembali memakan korban jiwa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Dua mahasiswa menjadi korban serangan brutal sekelompok pengendara motor yang diduga membawa senjata tajam berupa busur dan parang. Akibatnya, Muh. Akmal Makmur (24) tewas di lokasi kejadian, sementara Muh. Farel SM (17) mengalami luka berat.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 19, tepatnya di depan Alfamart PK Arung Teko, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 03.35 WITA.

Tragedi ini kembali memunculkan pertanyaan serius mengenai keamanan masyarakat pada malam hingga dini hari. Jalanan yang semestinya menjadi ruang publik justru berubah menjadi lokasi kekerasan yang merenggut nyawa seorang pemuda dan membuat korban lainnya harus berjuang akibat luka berat.

DIDUGA BERAWAL DARI KONVOI BELASAN MOTOR

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Jaffar Achmad, menjelaskan berdasarkan keterangan saksi, insiden bermula sekitar pukul 02.00 WITA ketika Arif bersama sejumlah rekannya sedang nongkrong di Jalan Dg. Ramang, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, di sekitar Bengkel R-Jam.

Baca Juga  Buka Festival Sepak Bola U-10, Bupati Batu Bara Tekankan Sportivitas dan Generasi Muda Bebas Narkoba

Situasi kemudian memanas setelah kelompok lain yang diperkirakan menggunakan sekitar 12 sepeda motor datang membawa senjata tajam berupa parang dan busur. Kelompok tersebut diduga hendak menyerang kelompok Arif.

Merespons situasi itu, kelompok Arif melakukan perlawanan dan mengejar kelompok tersebut ke arah Kabupaten Maros.

Namun, situasi yang sudah memanas itu berujung petaka.

KECELAKAAN BERUJUNG SERANGAN MEMATIKAN

Saat tiba di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 19, tepat di depan Alfamart PK Arung Teko, sepeda motor yang dikendarai Arif dengan tiga orang berboncengan bersama Nizar dan Muh. Akmal Makmur terlibat kecelakaan dengan sepeda motor lain yang dikendarai Angga, berboncengan dengan Muh. Farel SM.

Menurut keterangan yang disampaikan pihak kepolisian, kelompok yang diduga berasal dari Kabupaten Maros melihat kecelakaan tersebut, kemudian berbalik arah dan menyerang kelompok Arif beserta rekan-rekannya menggunakan parang dan busur.

Baca Juga  Kematian Misterius WH di Asahan, Kapolres Disorot: Transparansi Penyelidikan THM Salon Netta Dipertanyakan

Dalam situasi tersebut, Akmal Makmur dan Farel SM disebut tidak sempat menyelamatkan diri. Keduanya menjadi sasaran dugaan penganiayaan secara bersama-sama.

Akibat serangan itu, Akmal Makmur meninggal dunia di tempat kejadian, sedangkan Farel SM mengalami luka berat.

Sekitar pukul 05.08 WITA, jenazah Akmal Makmur dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan medis dan forensik, termasuk proses Visum et Repertum dan/atau autopsi sesuai kebutuhan penyidikan.

POLISI DITUNTUT UNGKAP PELAKU DAN MOTIF

Kematian Akmal Makmur tidak boleh berhenti sebagai catatan kelam kekerasan jalanan. Aparat kepolisian perlu mengusut perkara ini secara menyeluruh, mengidentifikasi seluruh pihak yang terlibat, menelusuri kepemilikan senjata tajam, serta mendalami motif dan rangkaian kejadian sebelum serangan berlangsung.

Baca Juga  Praperadilan Yohanes Masuk Pembuktian, Dua Alat Bukti Dipertanyakan

Jika dugaan pengeroyokan bersenjata ini terbukti, para pelaku harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Penegakan hukum juga perlu memastikan bahwa setiap orang yang terlibat dimintai pertanggungjawaban berdasarkan peran dan bukti yang ditemukan.

Publik menanti langkah tegas Polrestabes Makassar untuk mengungkap kasus ini secara transparan dan memastikan para korban memperoleh keadilan.

Sebab, ketika bentrokan antarkelompok berujung pada hilangnya nyawa, yang dipertaruhkan bukan hanya keselamatan para pemuda, melainkan juga rasa aman masyarakat di jalanan Kota Makassar.

 

Pewarta: Robbi Rambii

Berita Terkait

Hak Jawab Jangan Dijadikan Alat Intimidasi Pers, Wilson Lalengke Sorot Surat Pengacara Syam Daeng Rani 
Chat Mesra Diduga Libatkan Sekcam Bandar Pasir Mandoge,  BKPSDM dan Inspektorat Diminta Bertindak 
Dugaan Intimidasi Wartawan Mencuat! Propam Polres Asahan Inisial MT Disorot, Kapolres Diminta Bertindak 
Kematian Misterius WH di Asahan, Kapolres Disorot: Transparansi Penyelidikan THM Salon Netta Dipertanyakan
Aksi Damai di Bareskrim Polri, Madura Asli Sedarah Soroti Penanganan Perkara H. Sugianto yang Berlarut-larut
Jumat Curhat: Kapolsek IPDA Bambang Siapkan Langkah Tegas Hadapi Narkoba, Judi Online, dan Pencurian Sawit
INPEST Kembali Geruduk Kejagung, Minta Dividen Rp331,7 Miliar PT SPRH Diusut Tuntas
Kepala Dinas DKUP Pastikan Pelayanan Publik Tetap Kondusif, Dinas Serahkan Proses Hukum Pegawai ke Otoritas Berwenang

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Hak Jawab Jangan Dijadikan Alat Intimidasi Pers, Wilson Lalengke Sorot Surat Pengacara Syam Daeng Rani 

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Dugaan Intimidasi Wartawan Mencuat! Propam Polres Asahan Inisial MT Disorot, Kapolres Diminta Bertindak 

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Kematian Misterius WH di Asahan, Kapolres Disorot: Transparansi Penyelidikan THM Salon Netta Dipertanyakan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Aksi Damai di Bareskrim Polri, Madura Asli Sedarah Soroti Penanganan Perkara H. Sugianto yang Berlarut-larut

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Jumat Curhat: Kapolsek IPDA Bambang Siapkan Langkah Tegas Hadapi Narkoba, Judi Online, dan Pencurian Sawit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:13 WIB

INPEST Kembali Geruduk Kejagung, Minta Dividen Rp331,7 Miliar PT SPRH Diusut Tuntas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:56 WIB

Kepala Dinas DKUP Pastikan Pelayanan Publik Tetap Kondusif, Dinas Serahkan Proses Hukum Pegawai ke Otoritas Berwenang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:30 WIB

AWI Desak Satgas PKH dan Kejati Riau Usut Dugaan Kebun Sawit di Kawasan Hutan yang Dikaitkan dengan Bupati Kampar

Berita Terbaru