JAKARTA | Radar007.Net – Generasi muda Kabupaten Pati didorong tidak sekadar menjadi penonton perkembangan zaman, tetapi ikut menjaga keberlangsungan seni dan budaya daerah.
Pesan itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra saat menghadiri Gelar Seni Budaya 2026 di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (27/9/2026).
Chandra mengatakan, kegiatan seni dan budaya menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar bekerja sama, saling mendukung, sekaligus membangun kepercayaan diri.
“Dengan kesenian, anak-anak dapat bekerja sama, bahu membahu untuk menampilkan pertunjukan yang luar biasa,” ujar Chandra.
Ia mengapresiasi penampilan para siswa dari sejumlah SMP di Kabupaten Pati yang membawakan Sendratari Sapi Pragolo. Menurutnya, pertunjukan tersebut menunjukkan potensi generasi muda Pati di bidang kesenian.
Penampilan di Anjungan Jawa Tengah, kata Chandra, juga diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi para pelajar. Kesempatan tersebut sekaligus dapat memotivasi mereka untuk terus mengembangkan bakat dan potensi.
Chandra juga berharap kolaborasi dengan paguyuban masyarakat Jawa Tengah, termasuk para perantau asal Pati, terus diperkuat. Kolaborasi tersebut dinilai dapat mendukung pelestarian budaya sekaligus pembangunan daerah.
Pemkab Pati, lanjut dia, akan terus mendorong berbagai kegiatan kesenian dan pementasan budaya yang melibatkan generasi muda.
Salah satu rencana yang disiapkan adalah menghidupkan kembali Alun-Alun Kembang Joyo sebagai salah satu pusat kegiatan kesenian pada 2027. Pemerintah daerah juga berencana menyediakan panggung dengan fasilitas yang lebih lengkap.
Gelar Seni Budaya 2026 di TMII turut diikuti peserta didik dari sejumlah SMP di Kabupaten Pati, Sanggar Karawitan Seni Kabupaten Pati, serta perwakilan Paguyuban Perantau Masyarakat Jawa Tengah di Jakarta.






