
MEDAN, Radar007.net — Rasa aman warga di kawasan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, kembali terusik. Sebuah rumah warga di Jalan Sejati Gang Imam dilaporkan dibobol pada Minggu (27/9/2026) dini hari. Dua unit sepeda motor, uang tunai, serta sejumlah barang berharga dilaporkan raib dengan total kerugian sekitar Rp48,7 juta.
Korban, M. Anwar Rifai, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polsek Medan Baru pada Senin (28/9/2026). Laporan tercatat dengan Nomor LP/B/962/IX/2026/SPKT/POLSEK MEDAN BARU/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA.
Pintu, Jendela dan Dapur Diduga Dibobol
Berdasarkan laporan polisi, aksi tersebut diketahui sekitar pukul 05.45 WIB ketika istri korban, Novi Andani, bangun dan mendapati pintu depan rumah dalam keadaan terbuka.
Saat dilakukan pemeriksaan, jendela dan pintu dapur juga ditemukan terbuka serta diduga mengalami kerusakan. Kondisi tersebut menjadi salah satu petunjuk penting bagi penyidik untuk mengungkap bagaimana pelaku masuk dan keluar dari rumah korban.
Dua kendaraan yang dilaporkan hilang masing-masing Yamaha NMax tahun 2024 nomor polisi 6433 ALZ warna hijau Army dan Honda Beat nomor polisi BK 3263 AGG warna biru putih.
Selain kendaraan, korban juga melaporkan kehilangan uang tunai sekitar Rp4,3 juta, helm, jas hujan, serta sejumlah dokumen kendaraan.
CCTV Muncul, Polisi Ditunggu Bergerak
Salah satu petunjuk yang kini menjadi perhatian adalah rekaman CCTV milik tetangga. Rekaman tersebut disebut memperlihatkan seseorang melintas sekitar pukul 04.28 WIB dengan membawa sepeda motor yang diduga merupakan kendaraan milik korban.
Di sinilah penanganan perkara menjadi penting.
Rekaman CCTV bukan sekadar dokumentasi, tetapi dapat menjadi petunjuk untuk mengurai waktu kejadian, arah pergerakan, ciri-ciri orang yang terekam, hingga kemungkinan rute kendaraan setelah meninggalkan lokasi.
Namun, CCTV tentu tetap harus diverifikasi dan dikaitkan dengan bukti serta keterangan lain melalui proses penyelidikan dan penyidikan.
Polisi: “Masih Kami Proses”
Saat dikonfirmasi Radar007.net, Rabu (30/9/2026), Aiptu P. Hutabarat selaku petugas yang ditemui menyampaikan bahwa laporan tersebut masih dalam proses.
“Berkas baru dimasukkan ke ruangan Kapolsek. Ini masih baru sekitar tiga hari. Kami lagi proses,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan perkara masih berada pada tahap awal penanganan. Meski demikian, warga tentu berharap proses tersebut tidak berhenti sebatas pencatatan laporan.
Jejak CCTV, kondisi pintu dan jendela, pemeriksaan lokasi, keterangan saksi, serta penelusuran kendaraan yang hilang menjadi rangkaian penting yang patut ditindaklanjuti secara serius.
Warga Menunggu Titik Terang
Kasus ini memunculkan kembali pertanyaan mengenai keamanan lingkungan permukiman di Sari Rejo.
Jika benar terdapat pelaku yang mampu masuk ke rumah warga pada dini hari dan membawa keluar dua kendaraan sekaligus, maka pengungkapan perkara bukan hanya penting bagi korban, tetapi juga untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekitar.
Kini perhatian publik tertuju pada satu hal: seberapa cepat petunjuk yang sudah tersedia dapat dikembangkan menjadi bukti yang mampu mengungkap siapa pelakunya dan ke mana kendaraan korban dibawa.
Apakah rekaman CCTV akan menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk membongkar kasus ini?
Ataukah kasus tersebut justru akan kembali menjadi salah satu laporan kehilangan yang menunggu terlalu lama untuk menemukan titik terang?
Pertanyaan itu kini berada di meja penyidik Polsek Medan Baru.
Jeratan Hukum
Peristiwa tersebut berpotensi masuk dalam kategori pencurian dengan pemberatan apabila hasil penyidikan membuktikan adanya unsur-unsur yang memenuhi ketentuan pidana yang berlaku, termasuk cara pelaku masuk ke rumah.
Penerapan pasal dan ancaman pidananya tetap bergantung pada hasil penyelidikan, penyidikan, serta pembuktian unsur tindak pidana. Pihak yang belum ditetapkan sebagai tersangka juga tetap harus dipandang berdasarkan asas praduga tak bersalah.
Radar007.net akan terus memantau perkembangan penanganan perkara ini dan menunggu langkah konkret aparat dalam mengungkap dugaan pembobolan rumah tersebut.
Laporan: Erwanto






