Anggaran Rp14 Miliar, PPKB Optimistis Puskesmas Laut Tador Rampung Tepat Waktu dan Berkualitas

Kamis, 29 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATU BARA | RADAR007.NET — Pembangunan fisik Puskesmas Kecamatan Laut Tador di Desa Mekar Sari, Kecamatan Laut Tador, Kabupaten Batu Bara, senilai Rp14 miliar ditargetkan rampung sesuai jadwal kontrak pada 29 Desember 2026. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Kegiatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Batu Bara menyatakan optimistis pekerjaan tersebut dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap mengedepankan mutu konstruksi.

Optimisme itu disampaikan PPK kepada Ketua DPC PJI-D Kabupaten Batu Bara, Mariati AB, S.Pd., bersama pengurus lainnya, saat ditemui di ruang kerjanya di Dinas Kesehatan Kabupaten Batu Bara, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Lima Puluh, Rabu (28/10/2026).

Menurut keterangan PPK, proyek pembangunan fasilitas kesehatan tersebut dikerjakan oleh CV Ridho Pratama dengan nilai anggaran Rp14 miliar. Pelaksanaan pekerjaan dijadwalkan berlangsung mulai 28 September hingga 29 Desember 2026.

“Dengan anggaran yang tersedia, kami optimistis pembangunan Puskesmas Laut Tador dapat menghasilkan fasilitas kesehatan yang berkualitas dan nantinya dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” ujar PPK.

Progres Pekerjaan dan Pengawasan Menjadi Perhatian

PPK menyebutkan, berdasarkan pemantauan yang disampaikannya pada Rabu (28/10/2026), progres pekerjaan di lapangan masih sesuai dengan rencana dan belum ditemukan kendala berarti.

Baca Juga  Pererat Silaturahmi, Bupati Batu Bara Bersama Kapolda Sumut dan Al Washliyah

“Kami terus memantau progres pekerjaan setiap hari. Kami optimistis pembangunan ini dapat selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan dalam kontrak,” ungkapnya.

Meski demikian, pencapaian target penyelesaian tidak semata-mata ditentukan oleh kecepatan pengerjaan. Kesesuaian spesifikasi teknis, kualitas material, metode pelaksanaan, serta ketelitian dalam setiap tahapan konstruksi merupakan aspek penting yang harus menjadi perhatian seluruh pihak terkait.

PPK juga menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan CV Ridho Pratama agar kualitas bangunan tetap terjaga dan hasilnya dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Pekerjaan ini akan kami kawal. Kami ingin bangunan Puskesmas benar-benar berkualitas, sesuai spesifikasi, dan tidak hanya mengejar penyelesaian secara administratif,” tegasnya.

Koordinasi dan Rencana Manajemen Kerja Harus Konsisten

Dalam pelaksanaan proyek konstruksi yang menggunakan anggaran publik, koordinasi antara penyedia jasa, konsultan pengawas, dan pemilik kegiatan menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan.

Rencana Manajemen Kerja (RMK), metode pelaksanaan, pengendalian mutu, serta pengawasan lapangan perlu dijalankan secara konsisten agar potensi keterlambatan maupun penyimpangan spesifikasi dapat diantisipasi sejak dini.

Baca Juga  Wabup Sidak RSUD Batu Bara, Evaluasi Ketersediaan Obat dan Koordinasi Farmasi

Dengan nilai proyek mencapai Rp14 miliar, pengawasan tidak cukup hanya berorientasi pada progres fisik. Setiap tahapan pekerjaan juga perlu didukung dokumentasi yang memadai, pemeriksaan kualitas material, serta pengujian teknis sesuai ketentuan yang berlaku.

Prinsip tersebut penting untuk memastikan bahwa penggunaan anggaran publik sejalan dengan hasil pembangunan yang dapat dipertanggungjawabkan, baik secara teknis maupun administratif.

Diharapkan Tingkatkan Akses Pelayanan Kesehatan

Keberadaan Puskesmas Kecamatan Laut Tador di Desa Mekar Sari diharapkan dapat memperkuat akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dasar. Fasilitas yang memadai, bangunan yang memenuhi standar, serta dukungan sarana dan prasarana yang sesuai kebutuhan menjadi bagian penting dalam menunjang pelayanan kesehatan yang optimal.

Mariati AB, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas penjelasan dan komitmen PPK Dinas Kesehatan Kabupaten Batu Bara terkait target penyelesaian pembangunan tersebut.

“Kami mengapresiasi komitmen yang disampaikan PPK. Dengan nilai anggaran Rp14 miliar dan batas waktu pekerjaan hingga 29 Desember 2026, masyarakat tentu berharap pembangunan ini selesai tepat waktu serta menghasilkan bangunan yang benar-benar berkualitas,” ujarnya.

Baca Juga  Reses DPRD Batu Bara: Banjir Berulang, Abrasi Mengancam, Warga Desak Solusi Nyata

Ia menambahkan, pemantauan oleh awak media akan terus dilakukan untuk mengikuti perkembangan pekerjaan hingga proyek tersebut selesai.

Menurutnya, keterbukaan informasi dan pengawasan publik merupakan bagian penting dalam mendorong pelaksanaan pembangunan yang transparan dan akuntabel.

Target Waktu Harus Sejalan dengan Mutu

Pembangunan Puskesmas Laut Tador kini menjadi perhatian karena menyangkut penggunaan anggaran publik dalam jumlah besar sekaligus kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan yang memadai.

Optimisme penyelesaian proyek perlu diikuti dengan konsistensi pengawasan, kepatuhan terhadap spesifikasi teknis, serta koordinasi yang efektif antara seluruh pihak yang terlibat.

Pada akhirnya, keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari rampungnya bangunan pada 29 Desember 2026, tetapi juga dari kualitas konstruksi, kesesuaian dengan kontrak, dan kelayakannya untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

Awak media akan terus memantau perkembangan pembangunan tersebut sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial, dengan tetap mengedepankan prinsip keberimbangan, akurasi informasi, dan kepentingan publik.

(Erwanto)

Berita Terkait

Menhan RI Sjafrie Hadiri Peresmian SMA Taruna Nusantara Cimahi, Wujudkan Generasi Unggul dan Cinta Tanah Air
Kepala Dinas DKUP Pastikan Pelayanan Publik Tetap Kondusif, Dinas Serahkan Proses Hukum Pegawai ke Otoritas Berwenang
Atlet Peraih 2 Emas Meninggal Saat Lomba, Keselamatan Penyelengara Dipertanyakan!
Ambulans Laut Pulau Sembilan Bertahun-tahun Rusak, SIMPA Ultimatum Pemkab Sinjai: Jangan Abaikan Hak Masyarakat!
AWI Desak Satgas PKH dan Kejati Riau Usut Dugaan Kebun Sawit di Kawasan Hutan yang Dikaitkan dengan Bupati Kampar
AWI Se-Riau Siap Pasang Badan Kawal Bupati Siak, Dugaan Ancaman dan Intimidasi Diminta Diusut
Kesbangpol Kabupaten Tabanan Laksanakan Monitoring ke Kantor LBH Reclassering dan Media Radar007
Wabup Sidak RSUD Batu Bara, Evaluasi Ketersediaan Obat dan Koordinasi Farmasi

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Menhan RI Sjafrie Hadiri Peresmian SMA Taruna Nusantara Cimahi, Wujudkan Generasi Unggul dan Cinta Tanah Air

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:56 WIB

Kepala Dinas DKUP Pastikan Pelayanan Publik Tetap Kondusif, Dinas Serahkan Proses Hukum Pegawai ke Otoritas Berwenang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 03:58 WIB

Atlet Peraih 2 Emas Meninggal Saat Lomba, Keselamatan Penyelengara Dipertanyakan!

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Ambulans Laut Pulau Sembilan Bertahun-tahun Rusak, SIMPA Ultimatum Pemkab Sinjai: Jangan Abaikan Hak Masyarakat!

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:30 WIB

AWI Desak Satgas PKH dan Kejati Riau Usut Dugaan Kebun Sawit di Kawasan Hutan yang Dikaitkan dengan Bupati Kampar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:23 WIB

AWI Se-Riau Siap Pasang Badan Kawal Bupati Siak, Dugaan Ancaman dan Intimidasi Diminta Diusut

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Anggaran Rp14 Miliar, PPKB Optimistis Puskesmas Laut Tador Rampung Tepat Waktu dan Berkualitas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Kesbangpol Kabupaten Tabanan Laksanakan Monitoring ke Kantor LBH Reclassering dan Media Radar007

Berita Terbaru