BATU BARA | RADAR007.NET — Gelaran Karisma Event Nusantara (KEN) Gebyar Batu Bara Bertanjak Jilid VII Tahun 2026 sukses menarik perhatian masyarakat. Selama lima hari pelaksanaan, 10–14 Oktober 2026, sekitar 35 ribu pengunjung tercatat menghadiri rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Istana Niat Lima Laras, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.
Pada Rabu (14/10/2026) malam, lomba Tari Zapin Melayu menjadi salah satu daya tarik utama. Para penari tampil anggun dan kompak mengenakan busana khas Melayu, menghadirkan pertunjukan yang merefleksikan kekayaan tradisi serta identitas budaya masyarakat Batu Bara.
Selain pertunjukan seni budaya, kegiatan ini juga menghadirkan beragam atraksi tradisional dan puluhan stan UMKM. Kehadiran pelaku usaha lokal turut memberikan dampak ekonomi, dengan sejumlah stan dilaporkan meraup omzet hingga jutaan rupiah.
Ketua panitia, Darmawan, menjelaskan bahwa Tari Zapin bukan sekadar keindahan gerak, tetapi juga mengandung nilai filosofis tentang kebersamaan, kedisiplinan, dan keharmonisan yang diwariskan dalam kebudayaan Melayu.
Menurut panitia, jumlah pengunjung selama lima hari mencapai sekitar 35 ribu orang. Angka tersebut dihimpun berdasarkan pemantauan kedatangan pengunjung selama kegiatan berlangsung.
Tingginya kunjungan ini menunjukkan potensi seni budaya sebagai daya tarik pariwisata daerah sekaligus peluang untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Namun, keberlanjutan manfaatnya perlu ditopang oleh promosi yang konsisten, penguatan UMKM, serta pelestarian budaya secara berkesinambungan.
Pelaksanaan KEN Gebyar Batu Bara Bertanjak Jilid VII turut didukung PT Inalum, Kementerian Pariwisata, Kementerian Kebudayaan, Pemerintah Kabupaten Batu Bara, Bank Sumut, serta PNPM.
Gebyar Batu Bara Bertanjak bukan hanya menjadi ruang hiburan masyarakat, melainkan juga panggung pelestarian budaya Melayu dan penggerak ekonomi lokal. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan mampu memperkuat posisi Batu Bara sebagai salah satu destinasi wisata budaya yang diperhitungkan di Sumatera Utara.
(Erwanto)










