GROBOGAN | RADAR007.NET – Limbah tak selamanya menjadi sampah yang tak berguna. Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi, Kabupaten Grobogan, pelepah pisang diolah menjadi bahan kompos yang bermanfaat untuk mendukung kegiatan pertanian sekaligus memperkuat program ketahanan pangan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Purwodadi dalam mengoptimalkan pemanfaatan limbah organik sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan produktif yang memiliki nilai guna.
Dalam prosesnya, pelepah pisang yang telah dikumpulkan terlebih dahulu dicacah menggunakan mesin agar ukurannya lebih kecil dan mudah diolah pada tahap berikutnya. Hasil cacahan tersebut kemudian disiapkan sebagai bahan organik untuk proses pembuatan kompos.
Melalui kegiatan ini, limbah pelepah pisang yang sebelumnya berpotensi menumpuk dapat dimanfaatkan kembali. Selain mendukung pengelolaan lingkungan, pengolahan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan melalui kegiatan yang produktif dan bermanfaat.
Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto, menegaskan bahwa pemanfaatan limbah organik merupakan salah satu upaya membangun budaya produktif sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Menurutnya, pembinaan di dalam lapas tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan sehari-hari, tetapi juga harus mampu memberikan keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal positif bagi warga binaan.
“Kami terus mendorong kegiatan pembinaan yang produktif dan bermanfaat, salah satunya melalui pemanfaatan limbah organik menjadi bahan yang bernilai guna. Harapannya, keterampilan ini dapat menjadi bekal positif bagi warga binaan sekaligus mendukung keberlanjutan program ketahanan pangan di Lapas Purwodadi,” ujarnya, Sabtu (10/10/2026).
PEMBINAAN PRODUKTIF, LINGKUNGAN LEBIH TERJAGA
Pengolahan pelepah pisang menjadi bahan kompos menunjukkan bahwa pembinaan kemandirian dapat berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan keterampilan, kreativitas, dan kesadaran warga binaan dalam memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara optimal.
Dengan mengubah limbah organik menjadi bahan yang bermanfaat, Lapas Kelas IIB Purwodadi terus mendorong pembinaan yang tidak hanya memberikan nilai tambah bagi warga binaan, tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.
Laporan | Kang Adi










